Download Film, MP3, Sofware, Ebook, Gratis, Cerita Lucu,/h1>

SELAMAT DATANG DI BLOG SEDERHANA INI. BLOG INI TEMPAT CURHAT YANG KREATIF, IMAJINATIF, SEKALIGUS INOVATIF. FUNGSINYA BISA MACAM-MACAM. TERUTAMA SEKALI ADALAH SEBAGAI MEDIA UNTUK BELAJAR. BELAJAR MENULIS, BELAJAR UNTUK PEKA. PEKA PADA DIRI DAN SEKITAR KITA. PUNYA KRITIK DAN SARAN, SILAKAN KIRIM VIA EMAIL KE: banggaheriyanto@gmail.com

Wednesday, 13 July 2011

Pemanasan Global dan Kesehatan Kulit

Sudah sejak awal dekade ini, manusia di berbagai penjuru dunia sedang menghadapi isu kritis yang sama, yakni pemanasan global (global warming). Tidak hanya berdampak pada kondisi geologis Bumi, pemanasan global juga sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan manusia, terutama pada bagian-bagian terluar tubuh, kulit misalnya.

Pemanasan global adalah kondisi di mana suhu rata-rata Bumi meningkat secara drastis. Ini terjadi karena Bumi menyerap lebih banyak panas (energi) matahari daripada yang dilepaskannya ke atmosfir. Ada beberapa penyebab yang membuat Bumi demikian, di antaranya adalah aktivitas manusia yang semakin liar tak terkendali, terutama berkaitan dengan penggunaan bahan bakar fosil demi kepentingan dunia industri dan konsumsi.

Aktivitas itu utamanya terpusat pada penggunaan energi fosil (bahan bakar minyak, batubara, dan sejenisnya) secara massif yang memicu peningkatan emisi karbon. Kegiatan itu terkonsentrasi di negara-negara industri terbesar di dunia, seperti Amerika Serikat, China, Inggris, Rusia, Kanada, dan Jepang.

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization–WHO) memperingatkan bahwa pemanasan global akan banyak berdampak bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Perubahan temperatur dan curah hujan yang ditimbulkan memberikan kesempatan berbagai macam virus dan bakteri penyakit tumbuh lebih luas.

Yang merasakan secara langsung perubahan temperatur Bumi adalah bagian-bagian tubuh manusia terluar, kulit misalnya. Jangan terlalu kaget, misalnya, jika hari-hari ini kita kerap merasakan udara yang lebih panas dari biasanya. Resiko dari panas yang tidak biasanya itu adalah kanker kulit. Itu adalah risiko terjauh. Sementara risiko yang paling “kecil” adalah penuaan dini kulit manusia karena 90 persen penyebabnya adalah sinar matahari.

Pada kondisi normal saja (sebelum wacana pemanasan global ramai dibicarakan) kita kerap diberitahu untuk menghindari terpaan sinar matahari langsung dan berlebih, terutama di waktu-waktu tertentu, seperti di antara pukul sepuluh pagi hingga pukul tiga petang. Kini, panas sudah bertambah akibat pemanasan global dengan radiasi bebasnya. Maka, kita harus lebih telaten lagi menjaga kesehatan kulit.

Dr. Diana Yusuf Komala, seorang terapis dan kosmetologis dari Klinik Perawatan Muka dan Badan La Diana, Tanjung Duren, Jakarta Barat, mengatakan, “Melihat kondisi lingkungan saat ini, bagian tubuh terluar, seperti kulit, harus lebih dijaga dan dirawat. Untuk mencegah penuaan dini atau lebih parahnya kanker kulit, sebaiknya menghindari terpaan sinar matahari secara langsung di jam-jam tertentu, dan melakukan perawatan secara intensif.”

Seorang dokter dari sebuah klinik perawatan kulit ternama, Dr. Evalona Manurung, mengungkapkan, “Terlalu banyak terkena langsung paparan sinar matahari bisa membuat kulit manusia mengalami penuaan dini,” ujarnya seperti dikutip dari situs okezone.com.

Lebih jauh Dr Eva mengungkapkan bahwa radiasi bebas akibat pemanasan global juga bisa menyebabkan kulit kering, kusam, keriput, dan terjadinya pigmentasi kulit yang tidak rata. Pigmentasi kulit adalah sebuah keadaan di mana warna kulit menjadi lebih hitam dari area di sekitarnya, atau dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan flek.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa ternyata ada hubungan yang sangat jelas antara pemanasan global dengan kesehatan manusia, terutama kesehatan kulit. Yang paling sederhana untuk dilakukan adalah menjaga kulit dari terpaan sinar matahari langsung, merawat kulit secara internal dengan mengonsumsi vitamin, dan mulai memperlakukannya sebagai aset yang sangat berharga. (BHY)

I Want To Ride My Bicycle

Mungkin grup band rock asal Inggris ‘Queen’ sudah sejak dulu mengetahui manfaat mengayuh sepeda, maka kemudian mereka menulis lagu bertajuk sama dengan judul tulisan ini.

Selain tahu manfaat bersepeda, sebenarnya lagu itu diciptakan saat vokalis, Farroukh Bulsara alias Freddie Mercury, sedang berada di Perancis, saat event kejuaraan sepeda paling bergengsi di dunia ‘Tour de France’ tengah berlangsung. Freddie mendapat ilham lagu bicycle setelah menunggangi salah satu sepeda balap.

Baiklah. Kita tidak sedang membahas ‘Queen’ atau balap sepeda ‘Tour de France’. Di sini akan kita bahasa tentang beberapa kelebihan bersepeda bagi kesehatan manusia. Saya yakin sudah banyak yang mengetahui manfaat alat transportasi sederhana ini. Namun, masih sedikit yang secara sadar dan sukarela menggunakannya sebagai alat transportasi, misalnya, dari dan ke sekolah, rumah tetangga, atau bahkan kantor.

Tahukah Anda bahwa bersepeda dapat mengencangkan otot bagian bawah seperti betis, paha dan pinggul. Selain itu, bersepeda mampu membakar kalori sebanyak 300 sampai 700 kalori setiap jam. Ini berguna bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Bersepeda juga dapat meningkatkan volume paru-paru sampai 50% sehingga dapat menampung lebih banyak oksigen.

Bagi penderita kelebihan berat badan atau obesitas, bersepeda merupakan olahraga yang dianjurkan karena bersepeda relatif aman dibandingkan kebanyakan olahraga yang mengharuskan berlari atau melompat. Benturan akibat berlari atau melompat dapat menyebabkan cedera kaki, pinggang, punggung bagi mereka yang obesitas karena berat badan yang berlebih membuat benturan semakin keras. Bersepeda juga baik untuk mereka yang memiliki sakit jantung.

Salah satu alasan bersepeda menjadi olahraga yang menarik adalah karena bersepeda dapat menjadi salah satu cara relaksasi. Menikmati pemandangan secara santai dan merasakah hembusan angin dapat menjadi salah satu sarana rekreasi yang menyegarkan. Jadi Anda dapat sehat secara fisik plus menyegarkan pikiran.

Tips Membeli Sepeda
Tertarik untuk mencoba bersepeda? Bagi Anda yang belum memiliki sepeda, langkah utama adalah dengan membeli sepeda untuk digunakan. Ada berbagai model sepeda dalam ukuran yang berbeda. Agar mendapatkan sepeda yang nyaman, coba perhatikan hal-hal berikut saat memilih sepeda yang akan dibeli:
·   Sadel sepeda hendaknya nyaman untuk diduduki dan dalam ukuran yang pas.
·   Pilih sepeda dengan tinggi sadel yang disesuaikan dengan tinggi badan Anda. Sadel hendaknya tidak terlalu tinggi karena akan menyulitkan saat harus mengayuh juga dapat menyebabkan bagian paha menjadi luka. Sadel yang terlalu rendah juga sebaiknya dihindari karena membuat kaki harus menekuk terlalu banyak dan membuatnya terasa pegal. Walau sadel sepeda mungkin dapat ditinggikan dan direndahkan, tetapi pastikan bahwa tinggi maksimal dan minimal sesuai dengan kondisi Anda. Idealnya tinggi sadel dan tinggi stang sepeda sejajar.

Tips Bersepeda
Agar dapat mendapatkan manfaat yang maksimal dan terhindar dari cedera, beberapa hal harus diperhatikan, yaitu:
·   Pastikan bagian-bagian penting dari sepeda seperti rem dan ban dalam kondisi yang aman sehingga tidak akan mengganggu perjalanan atau menimbulkan kecelakaan.
· Untuk menghindari resiko cedera, lakukan sedikit pemanasan khususnya untuk meregangkan otot-otot bagian bawah seperti pinggang, paha dan betis.
·  Sebagai penambah keamanan saat bersepeda, Anda dapat mengguunakan perlengkapan pelidung seperti helm, sepatu, kaos kaki, sarung tangan, kacamata atau perlengkapan lain yang diperlukan.
· Saat memulai mengayuh sepeda, lakukan dulu dengan kecepatan perlahan selama 5-10 menit sebagai cara untuk pemanasan dan menyesuaikan dengan sepeda.
·   Saat mengayuh sepeda, usahakan agar Anda mengayuh pedal satu putaran penuh.
·  Kecepatan yang dianjurkan untuk kesehatan adalah 27 km/jam dan putaran roda 70 putaran per menit (rpm).
·  Selesai bersepeda, lakukan lakukan pendinginan dengan mengayuh sepeda secara perlahan selama kurang lebih 10 menit.

Selain untuk kesehatan, menggunakan sepeda juga dapat mengurangi polusi udara akibat penggunaan kendaraan bermotor. Asap kendaraan dapat membuat lingkungan tercemar. Sebaiknya gunakan sepeda saat Anda harus berpergian ke tempat yang memungkinkan dijangkau dengan sepeda. Bahkan, ada pula komunitas yang bernama "Bike to Work" menggunakan sepeda untuk berangkat kerja setiap hari. (diadaptasi dari situs kumpulan.info/sehat)

Stem Cell dan Penyakit Degeneratif

Dalam film Never Let Me Go (2010) arahan sutradara Mark Romanek diceritakan tentang perkembangan pesat dunia medis yang telah menambah harapan hidup manusia menjadi lebih panjang. Kemajuan itu terutama seputar teknologi kloning, transplantasi organ vital, dan stem cell manusia, yang menjadi harapan baru untuk menanggulangi penyakit-penyakit degeneratif semisal stroke, parkinson, dan alzheimer.

Kabar menggembirakan di dunia medis tentang terobosan-terobosan teknik pengobatan selalu dinanti-nanti banyak orang. Terutama tentang teknik pengobatan yang memanfaatkan sel-sel baru yang kondisinya lebih baik, hal tersebut berkaitan dengan penelitian ilmuwan bioteknologi seputar stem cell (sel punca atau induk).

Stem cell adalah sel yang tidak atau belum terspesialisasi yang mempunyai 2 sifat: (1) Kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi sel lain (differentiate). Dalam hal ini stem cell mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel matang, misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lain-lain, dan (2) Kemampuan untuk memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri (self-regenerate/self-renew). Dalam hal ini stem cell dapat membuat salinan sel yang persis sama dengan dirinya melalui pembelahan sel.

Menurut Dr Arief Budi Witarto, peneliti bioteknologi dari LIPI, pemanfaatan stem cell dalam pengobatan klinis sangat memungkinkan. Karena teknologi stem cell mempunyai kemampuan untuk merubah menjadi berbagai jenis sel sehingga dapat berfungsi menggantikan sel yang rusak.

Riset mengenai stem cell sudah dilakukan sejak 1998, dan pada 2005 dilaporkan keberhasilan meng-klon sel embrio manusia. Di 2007, dari hasil riset diketahui ilmuwan juga berhasil menciptakan sel punca dari sel dewasa dengan penambahan faktor-faktor protein tertentu. Bahkan di Korea, sejak 2005 telah dilakukan uji klinis terapi sel punca menggunakan sumber sel punca dewasa dari sumsum tulang belakang untuk pengobatan stroke dengan hasil yang cukup memuaskan.

Dalam jurnal kedokteran Indonesia CDK (Cermin Dunia Kedokteran) yang terbit sejak tahun 1974 disebutkan dalam edisi No. 163 Tahun 2006, bahwa ada tiga golongan penyakit yang dapat diatasi oleh stem cell, yaitu:

1. Penyakit autoimun.
Misalnya pada lupus, artritis reumatoid (salah satu jenis penyakit rematik) dan diabetes tipe 1. Mekanisme penanganannya adalah: setelah diinduksi oleh faktor pertumbuhan agar hematopoietic stem cell banyak dilepaskan dari sumsum tulang ke darah tepi, hematopoietic stem cell dikeluarkan dari dalam tubuh untuk dimurnikan dari sel imun matur. Lalu tubuh diberi agen sitotoksik atau terapi radiasi untuk membunuh sel-sel imun matur yang tidak mengenal self antigen (dianggap sebagai foreign antigen). Setelah itu hematopoietic stem cell dimasukkan kembali ke tubuh, bersirkulasi dan bermigrasi ke sumsum tulang untuk berdiferensiasi menjadi sel imun matur sehingga sistem imun tubuh kembali seperti semula.

2. Penyakit degeneratif.
Pada penyakit degeneratif seperti stroke, parkinson, alzheimer, terdapat beberapa kerusakan atau kematian sel-sel tertentu sehingga bermanifestasi klinis sebagai suatu penyakit. Pada keadaan ini stem cell setelah dimanipulasi dapat ditransplantasi ke dalam tubuh pasien agar stem cell tersebut dapat berdiferensiasi menjadi sel-sel organ tertentu yang menggantikan sel-sel yang telah rusak atau mati akibat penyakit degeneratif.

3. Penyakit keganasan.
Prinsip terapi stem cell pada keganasan sama dengan penyakit autoimun. Hematopoietic stem cell yang diperoleh baik dari sumsum tulang atau darah tali pusat telah lama dipakai dalam terapi leukemia dan penyakit darah lainnya.

Stem Cell untuk Penyakit Stroke dan Jantung
Dahulu dianggap bahwa sekali terjadi kematian sel pada stroke, maka akan menimbulkan kecacatan tetap karena sel otak tidak mempunyai kemampuan regenerasi. Tapi anggapan berubah setelah para pakar mengetahui adanya plastisitas pada sel-sel otak dan pengetahuan mengenai stem cell yang berkembang pesat belakangan ini.

Beberapa penelitian dengan menggunakan stem cell dari darah tali pusat manusia yang diberikan intravena kepada tikus yang arteri serebri medianya dioklusi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ada pengurangan volume lesi sebanyak 40% dan adanya kemampuan kembali ke 70% fungsi normal. Terdapat pemulihan fungsional pada kelompok yang ditransplantasi stem cell dari darah tali pusat dibandingkan dengan kelompok kontrol dan tampak stem cell dari darah tali pusat bermigrasi masuk ke otak. Penelitian dengan menggunakan mesenchymal stem cell (MSC) dari sumsum tulang autolog yang diberikan intravena pada 30 penderita stroke juga memperbaiki outcome yang dinilai dari parameter Barthel Index dan modified Rankin Scale.

Stem Cell juga dapat diaplikasikan untuk penanganan penyakit jantung. Penelitian terkini memberikan bukti awal bahwa adult stem cells (sel punca dari jaringan dewasa) dan embryonic stem cell (sel punca dari masa embrio) dapat menggantikan sel otot jantung yang rusak dan memberikan pembuluh darah baru. (BHY)

Anda Percaya 6 Mitos Makanan Ini?

Berbagai mitos tentang makanan kian menjamur dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dari mulut ke mulut, mitos ini juga tersebar di dunia maya, seperti artikel-artikel kesehatan yang tidak disertai bukti penelitian kuat.

Sebagai pembaca, tentu Anda harus selektif memilih informasi. Jangan percaya begitu saja karena informasi tersebut bisa jadi merupakan fakta tak berdasar. Untuk membantu Anda keluar dari perangkap mitos makanan yang salah kaprah, berikut ulasan mengenai mitos tersebut:

Bakteri dalam ‘baby carrot’ tidak dapat dimusnahkan oleh zat kimia dalam tubuh
Belum tentu. Tidak ada alasan bagi kita untuk berhenti mengonsumsi sayuran tersebut,” ujar Randy Worobo, Ph.D., seorang professor food microbiology di Universitas Cornell. Sesuai rekomendasi FDA (Food and Drug Administration), wortel ini sebaiknya dicuci dengan air klorin agar dapat mematikan bakteri salmonella dan E.coli yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan (foodborne illness).

Minum air dapat membantu Anda mengurangi berat badan
Jika minum air membuat porsi makan Anda lebih sedikit, maka hal itu benar adanya. Dengan menambahkan minum air pada daftar menu diet Anda tidak akan membantu Anda mengurangi berat badan, kecuali jika air merupakan menu pengganti dari 'snacks' atau minuman berkadar gula tinggi, maka kalori yang ada dalam tubuh dapat membantu mengurangi berat badan Anda.

Mengonsumsi gula terlalu banyak dapat menyebabkan diabetes
Sebenarnya mitos ini tidak sama halnya dengan merokok yang dapat menyebabkan kanker melalui efek secara langsung. Dengan kata lain, diabetes terjadi karena Anda memiliki kelebihan berat badan dan pada umumnya 'overweight' tersebut terjadi karena pengonsumsian gula yang berlebihan.

Bagaimanapun juga, permasalahan ini masih menjadi perdebatan di antara pakar kesehatan. Pasalnya, beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan resiko terserang diabetes tanpa memperhatikan berat badan. Pernyataan ini diperkuat dengan bukti yang ditemukan dalam JAMA study bahwa wanita yang mengonsumsi gula sekali atau lebih per hari selama 4 tahun penelitian memiliki resiko diabetes dua kali lipat dari wanita yang hanya mengonsumsi gula sekali per minggu.

Makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme
Tahukah Anda apa saja yang mempengaruhi metabolisme? Yap, jenis kelamin, tinggi badan, berat/komposisi tubuh, dan usialah yang menentukan jumlah kalori yang akan dibakar dalam proses metabolisme sehingga fungsi organ tubuh dapat tetap berjalan bahkan saat Anda tidur. Dengan kata lain, mengonsumsi makanan pedas tidak berpengaruh dalam meningkatkan metabolisme. Walaupun suhu tubuh meningkat setelah mengonsumsi makanan hot, hal tersebut tidak akan memberikan perubahan apapun pada tingkat metabolisme.

Kedelai aman dikonsumsi wanita
Yap, kedelai aman dinikmati kaum hawa jika kedelai tersebut telah diolah menjadi makanan tertentu seperti edamame appetizer, seperti yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Jepang dan Cina.

Mengapa harus diolah atau diproses terlebih dahulu?
Kedelai memiliki kandungan phystoestrogens yang dapat menstimulasi pertumbuhan sel-sel yang bereaksi secara cepat terhadap hormon estrogen dalam tubuh wanita sehingga menyebabkan resiko kanker payudara. Terkadang, kedelai yang telah diproses pun masih tetap berbahaya, seperti pada soy chips, patties, ataupun supplements karena Anda tidak tahu banyaknya kandungan phystoestrogens di dalamnya.

Makanan yang jatuh ‘belum 5 detik’ masih aman dinikmati
Begitu jugakah kebiasaan Anda saat makanan Anda jatuh? Ayo ubah kebiasaan Anda mulai sekarang! Makanan yang jatuh tidak bisa ditoleransi walaupun hanya 1 detik saja. Tahukah Anda? Bakteri yang ada di permukaan lantai yang telah terkontaminasi sangat cepat masuk ke dalam makanan yang jatuh, bahkan lebih cepat dari gerakan refleks Anda.

Dalam sebuah penelitian, seorang ahli makanan di Clemson University, Paul Dawson, Ph.D., bersama para siswanya mengontaminasi permukaan lantai dengan bakteri Salmonella. Setelah itu, mereka menjatuhkan dua potong roti di atas lantai tersebut. Apa yang terjadi?

Setelah 5 detik, sepotong roti diambil dan diamati. Hasilnya, terdapat sekitar 1800 bakteri di dalam roti tersebut. Kemudian, potongan yang lain diamati setelah 60 detik dan hasilnya terdapat bakteri sepuluh kali lipat lebih banyak dari potongan roti sebelumnya.

Bagaimana? Masih tetap ingin menikmatinya? Tidak selamanya mitos itu tidak benar. Akan tetapi, alangkah baiknya jika Anda mengkaji lebih dalam mitos tersebut agar Anda tidak terjebak dalam pemikiran yang salah dan tidak berdasar. (BHY)

Masih Seputar Si “Camellia Sinensis”

Tidak hanya enak dan nikmat saat disajikan hangat, minuman ini–seperti telah banyak diketahui orang–juga ternyata memiliki banyak khasiat.

Minuman teh berasal dari pucuk daun sebuah tanaman yang bernama latin “Camellia Sinensis”. Kata “Sinensis” dalam bahasa Latin berarti China. Sedangkan “Camellia” diambil dari nama Latin Pendeta Georg Kamel, S.J (1661-1706), seorang pendeta kelahiran Ceko yang menjadi pakar botani dan misionaris. Meskipun Kamel tidak menemukan maupun menamai tumbuhan ini, Carolus Linnaeus, pencipta sistem taksonomi yang masih dipakai hingga sekarang, memilih namanya sebagai penghargaan atas kontribusi Kamel terhadap sains.

Nama lama untuk tumbuhan teh di antaranya adalah “Thea Bohea”, “Thea Sinensis”, dan “Thea Viridis”. “Camellia Sinensis” berasal dari daratan Asia Selatan dan Tenggara, namun sekarang telah dibudidayakan di seluruh dunia, baik daerah tropis maupun subtropis.

Manfaat Teh
Manfaat teh antara lain adalah sebagai antioksidan, memperbaiki sel-sel yang rusak, menghaluskan kulit, melangsingkan tubuh, mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, mengurangi kolesterol dalam darah, melancarkan sirkulasi darah. Maka, tidak heran bila minuman ini disebut-sebut sebagai minuman kaya manfaat.

Kandungan Zat Bermanfaat dalam Secangkir Teh
Jika kita meminum secangkir teh, maka kita setidaknya tahu apa saja zat bermanfaat yang ada di dalam secangkir teh yang kita minum. Zat apa saja yang terdapat dalam teh sehingga membuatnya dikenal sebagai minuman kaya manfaat? Berikut ini beberapa zat utama yang bermanfaat yang terdapat di dalam secangkir teh.

Polifenol
Polifenol pada teh berupa katekin dan flavanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh. Radikal bebas ada di tubuh kita karena lingkungan udara yang tercemar polusi dan juga dari makanan yang kita makan.

Vitamin E
Dalam satu cangkir teh mengandung vitamin E sebanyak sekitar 100-200 IU yang merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan membuat kulit menjadi halus.

Vitamin C
Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh manusia. Selain itu vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang diperlukan untuk ketahanan tubuh manusia terhadap penyakit.

Vitamin A
Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten merupakan vitamin yang diperlukan tubuh dapat tercukupi.

Zat yang Kurang Baik dalam Teh
Meski dikenal sebagai minuman yang berkhasiat, ternyata teh juga memiliki zat-zat yang kurang bermanfaat buat tubuh manusia, bahkan cenderung membahayakan. Zat itu adalah kafein. Kafein pada teh (tehine) dapat menyebabkan terhambatnya proses penyerapan makanan. Batas aman untuk mengkonsumsi kafein dalam sehari adalah 750 mg/hari atau setara dengan 5 cangkir teh berukuran 200 ml.

Yang Patut Dihindari saat Minum Teh
·      Jangan minum teh saat atau sesudah makan kerena zat yang terkandung dalam makanan dapat dicuri oleh zat stimulan teh.
·      Jangan minum teh saat perut kosong sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung.
·      Hindari minum teh dicampur dengan gula karena menyebabkan zat-zat yang dikandungnya menjadi berkurang.
·      Jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zat yang teroksidasi dan basi sehingga berdampak tidak baik untuk tubuh.
·      Hindari minum teh saat hamil dan menyusui. Karena kafein dan zat stimulan pada teh bisa merangsang kontraksi rahim. Selain itu untuk ibu menyusui akan mengganggu produksi kelenjar penghasil susu ibu atau ASI.

Cara Menyeduh Teh yang Baik
Meski terkesan sederhana, cara menyeduh teh juga merupakan hal yang penting. Kesalahan dalam menyeduh the dapat menyebabkan teh tidak memberikan manfaat optimal bagi orang yang meminumnya. Untuk menyeduh teh, gunakan air mendidih bersuhu 80 derajat celcius, jangan menggunakan air dengan yang suhunya lebih tinggi dari 80 derajat karena dapat membuat kita kehilangan manfaat dari teh.

Selain itu, teh bisa dicampur dengan susu. Teh yang dicampur susu bisa mengurangi efek stimulan dari teh karena kalsium susu akan mengikat zat-zat stimulan pada teh. Cara lain lagi adalah menambahkan lemon yang sering kita kenal dengan sebutan “lemon tea”. Lemon akan memberikan perlindungan bagi pencernaan, karena asam sitrat dalam lemon mencegah timbulnya kerak pada dinding usus.

Cara orang minum teh berbeda-beda di dunia. Ada yang asal jadi dan terhidang di cangkir. Ada juga yang memiliki ritual khusus. Misalnya di Inggris, anggota Kerajaan Inggris memiliki kebiasaan minum secangkir teh setiap sore. Di China dan jepang, ritual minum teh dilakukan melalui sebuah cara yang khusus dan tidak sembarangan. Bagaimana dengan Anda? (BHY)

Monday, 4 July 2011

Pengertian Ebook

E-Book adalah singkatan dari ELECTRONIC BOOK, sama seperti yang digunakan untuk menyingkat ELECTRONIC MAIL (E-MAIL). Pengertian E-BOOK sendiri adalah bentuk elektronis dari sebuah buku yang bisa dibuka di komputer. Jenis file yang paling lazim dari sebuah E-BOOK adalah PDF (Portable Document Format).

PDF adalah sebuah format berkas yang dibuat oleh Adobe System pada tahun 1993 untuk keperluan pertukaran dokumen digital. Format PDF digunakan untuk merepresentasikan dokumen dua dimensi yang meliputi teks, huruf, citra dan grafik vektor dua dimensi. Pada Acrobat 3-D, kemampuan PDF juga meliputi pembacaan dokumen tiga dimensi. PDF telah menjadi standar ISO pada tanggal 1 Juli 2008 dengan kode ISO 32000-1:2008 (Wikipedia)

Media untuk membuka file PDF di antaranya adalah:
·      ADOBE READER
·      ADOBE ACROBAT X PRO
·      ADOBE ILLUSTRATOR CS5
·      ADOBE INDESING CS5
·      COREL WORLDPERFECT OFFICEX5
·      NUANCE PDF CONVERTER PROFESIONAL 7
·      NUANCE PAPERPORT 12
·      SERIF DRAWPLUS X4
·      LULU SODA PDF MAX
·      INKSCAPE
·      FOXIT READER
·      BRAVA READER
·      WEB BROWSER with acrobat plugin

Selain PDF, E-BOOK juga ada yang berbentuk file HTM yang dapat dibuka dengan cara browsing atau internet eksplorer secara offline. Ada juga yang berbentu file EXE yang biasanya lebih berupa sebuah program.

Lazimnya juga file PDF sebuah E-BOOK dihasilkan melalui cara scanning lembar demi lembar buku aslinya. Ada juga yang mengkonversi soft copy naskah buku menjadi file PDF dengan software PDF Converter. Namun prosedur seperti ini akan memberi kesan bahwa E-BOOK tersebut bukanlah adaptasi dari bentuk buku yang sebenarnya, karena tampilannya yang bersih tanpa ada gangguan/goresan piksel pada tampilan file, sangat berbeda dengan hasil prosedur pen-scaningan.

Sunday, 19 June 2011

Pengobatan Tradisioal Ala China

Tidak semua yang serba modern membawa manfaat. Pada bagian tertentu, sesuatu yang alami dan dikerjakan secara tradisional juga tidak kalah bermanfaatnya. Pengobatan tradisional ala China adalah salah satu contohnya.

Pengobatan tradisional China atau Traditional Chinese Medicine (TCM) adalah praktik pengobatan tradisional yang dilakukan di Cina dan telah berkembang selama ribuan tahun. TCM biasanya menggunakan teknik pengobatan herbal, akupunktur, dan pijat Tui Na.

Pengobatan Tradisional China percaya bahwa segala proses dalam tubuh manusia berhubungan dan berinteraksi dengan lingkungan. Oleh karena itu, penyakit disebabkan oleh ketidakharmonisan antara lingkungan di dalam dan di luar tubuh seseorang. Gejala ketidakseimbangan ini digunakan dalam pemahaman, pengobatan, dan pencegahan penyakit.

Teori yang digunakan dalam pengobatan didasarkan pada beberapa acuan filsafat termasuk teori Yin-yang, lima unsur (Wu-xing), sistem meridian tubuh manusia (Jing-luo), teori organ Zang Fu, dan lainnya. Diagnosis dan perawatan dirujuk pada konsep tersebut. Pengobatan tradisional Cina tidak jarang berselisih dengan kedokteran Barat, namun beberapa praktisi mengombinasikannya dengan prinsip kedokteran berdasarkan pembuktian.

TCM berberda dengan pengobatan klasik China. Hal ini berkaitan dengan perjalanan sejarah bangsa China. Pemerintah nasionalis, pada masanya, menolak dan mencabut perlindungan hukum pada pengobatan klasiknya karena mereka tidak menginginkan China tertinggal dalam hal perkembangan ilmu pengetahuan yang ilmiah. Selama 30 tahun, pengobatan klasik dilarang di China dan beberapa orang dituntut oleh pemerintah karena melakukan pengobatan klasik.

Pada tahun 1960-an, Mao Zedong pada akhirnya memutuskan bahwa pemerintah tidak dapat melarang pengobatan klasik. Ia memerintahkan 10 dokter terbaik untuk menyelidiki pengobatan klasik serta membuat sebuah bentuk standar aplikasi dari pengobatan klasik tersebut. Standarisasi itu menghasilkan TCM.

Obat dalam TCM
Pengobatan tradisional dipercaya sangat efektif, dan kadang-kadang dapat berfungsi sebagai obat paliatif (sistem perawatan terpadu yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup, dengan cara meringankan nyeri dan penderitaan lain) ketika kedokteran Barat tidak mampu menangani lagi, seperti pengobatan rutin pada kasus flu dan alergi, serta menangani pencegahan keracunan.

Karena dikerjakan atas dasar prinsip tradisional, maka bahan-bahan yang digunakan TCM dalam proses pengobatannya juga berasal dari hal-hal yang bersifat alami, dan secara langsung berasal dari alam. Semakin tinggi kadar kealamiannya, maka semakin tinggi pula nilai bahan tersebut, baik dari sisi harga maupun daya sembuh.

Ada dua sumber bahan obat yang digunakan dalam TCM, yakni yang berasal dari hewan dan yang berasal dari tumbuhan. Yang berasal dari hewan di antaranya adalah: minyak ular (untuk mengurangi nyeri sendi); penis dan mata harimau (untuk meningkatkan vitalitas dan mengobati impotensi); cula badak (untuk mendinginkan darah); sirip ikan hiu (untuk peremajaan kulit, mengobati kanker, untuk ginjal, dan penyakit yang menyerang paru-paru);  dan kuda laut (untuk menyembuhkan asma, impotensi, gangguan tiroid, jantung, dan penyakit kulit.

Sementara bahan-bahan yang berasal dari tumbuhan atau herbal, sebagian besarnya masih mengandalkan ginseng sebagai bahan pengobatan yang paling terkenal dari Timur. Bahan-bahan lainnya tidak teridentifikasi secara umum karena sebagian praktisi TCM merahasiakan hal tersebut untuk menjaga originalitas dan eksklusivitas bahan.

Praktik TCM
Teknik pengobatan TCM dilakukan dengan berbagai cara. Di antaranya adalah dengan metode herbal, akupunktur, moksibasi, auriculotherapy, dan cupping.

Metode pengobatan herbal adalah metode pengobatan yang menggunakan tumbuhan-tumbuhan tertentu sebagai sarana utamanya. Sementara metode akupunktur lazim kita kenal dengan metode tusuk jarum, di mana sejumlah jarum khusus ditusukkan di titik-titik tertentu pada tubuh yang berfungsi untuk melancarkan peredaran darah.

Teknik moksibasi adalah penyembuhan penyakit dengan sistem penghangatan atau pembakaran dengan moxawool (bahan moksa, seperti bahan wol) agar memproduksi panas pada titik-titik akupunktur atau tempat tertentu pada tubuh pasien. Moxawool dibuat dari daun-daun artemisia vulgaris (daun moksa) yang kering dan digiling (digilas) menjadi serbuk halus.

Auriculotherapy atau akupunktur telinga adalah terapi pengobatan alternatif yang didasarkan pada gagasan bahwa telinga merupakan microsystem seluruh tubuh yang direpresentasikan oleh daun telinga, bagian luar telinga. Penyakit dari seluruh tubuh diasumsikan dapat diobati oleh stimulasi dari permukaan telinga secara eksklusif.

Cupping adalah teknik pengobatan yang dikenal di Indonesia dengan nama bekam, yakni teknik pengobatan metode yang menggunakan tekanan udara dengan menciptakan ruang kedap udara dekat kulit pasien pada titik akupuntur tertentu. Metode ini sangat mirip dengan pengobatan tradisional di Asia Tenggara yang dilakukan dengan mengerik kulit dengan uang logam atau benda lain dengan tujuan membuka penyumbatan. Terapi ini digunakan untuk melegakan “penyumbatan” dalam bidang TCM, dan digunakan dalam perawatan penyakit pernapasan.

(BANGGA/adaptasi dari buku B.U. Hadikusumo, Kop, Moksibasi & Pijat Refleksi/wikipedia/)