Pada awal tinggal di istana, rupanya Gus Dur masih bergaya aktivis LSM. Dia mengobrol dengan asyiknya, serius dan tertawa dengan sejumlah kawannya. Sampai protokol istana mengingatkan. "Maaf, bapak Presiden, ini sudah pukul tiga pagi. Bapak harus tidur".
"Oh! rupanya sudah jam tiga, ...ya baiklah kalau begitu".
Lalu Gus Dur bangkit dari duduknya, dan masuk kedalam kamar. Teman-temannya diajak, kemudian mereka melanjutkan obrolan sampai adzan subuh!
0 comments :
Post a Comment