Download Film, MP3, Sofware, Ebook, Gratis, Cerita Lucu,/h1>

SELAMAT DATANG DI BLOG SEDERHANA INI. BLOG INI TEMPAT CURHAT YANG KREATIF, IMAJINATIF, SEKALIGUS INOVATIF. FUNGSINYA BISA MACAM-MACAM. TERUTAMA SEKALI ADALAH SEBAGAI MEDIA UNTUK BELAJAR. BELAJAR MENULIS, BELAJAR UNTUK PEKA. PEKA PADA DIRI DAN SEKITAR KITA. PUNYA KRITIK DAN SARAN, SILAKAN KIRIM VIA EMAIL KE: banggaheriyanto@gmail.com

Wednesday, 13 July 2011

Masih Seputar Si “Camellia Sinensis”

Tidak hanya enak dan nikmat saat disajikan hangat, minuman ini–seperti telah banyak diketahui orang–juga ternyata memiliki banyak khasiat.

Minuman teh berasal dari pucuk daun sebuah tanaman yang bernama latin “Camellia Sinensis”. Kata “Sinensis” dalam bahasa Latin berarti China. Sedangkan “Camellia” diambil dari nama Latin Pendeta Georg Kamel, S.J (1661-1706), seorang pendeta kelahiran Ceko yang menjadi pakar botani dan misionaris. Meskipun Kamel tidak menemukan maupun menamai tumbuhan ini, Carolus Linnaeus, pencipta sistem taksonomi yang masih dipakai hingga sekarang, memilih namanya sebagai penghargaan atas kontribusi Kamel terhadap sains.

Nama lama untuk tumbuhan teh di antaranya adalah “Thea Bohea”, “Thea Sinensis”, dan “Thea Viridis”. “Camellia Sinensis” berasal dari daratan Asia Selatan dan Tenggara, namun sekarang telah dibudidayakan di seluruh dunia, baik daerah tropis maupun subtropis.

Manfaat Teh
Manfaat teh antara lain adalah sebagai antioksidan, memperbaiki sel-sel yang rusak, menghaluskan kulit, melangsingkan tubuh, mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, mengurangi kolesterol dalam darah, melancarkan sirkulasi darah. Maka, tidak heran bila minuman ini disebut-sebut sebagai minuman kaya manfaat.

Kandungan Zat Bermanfaat dalam Secangkir Teh
Jika kita meminum secangkir teh, maka kita setidaknya tahu apa saja zat bermanfaat yang ada di dalam secangkir teh yang kita minum. Zat apa saja yang terdapat dalam teh sehingga membuatnya dikenal sebagai minuman kaya manfaat? Berikut ini beberapa zat utama yang bermanfaat yang terdapat di dalam secangkir teh.

Polifenol
Polifenol pada teh berupa katekin dan flavanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh. Radikal bebas ada di tubuh kita karena lingkungan udara yang tercemar polusi dan juga dari makanan yang kita makan.

Vitamin E
Dalam satu cangkir teh mengandung vitamin E sebanyak sekitar 100-200 IU yang merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan membuat kulit menjadi halus.

Vitamin C
Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh manusia. Selain itu vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang diperlukan untuk ketahanan tubuh manusia terhadap penyakit.

Vitamin A
Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten merupakan vitamin yang diperlukan tubuh dapat tercukupi.

Zat yang Kurang Baik dalam Teh
Meski dikenal sebagai minuman yang berkhasiat, ternyata teh juga memiliki zat-zat yang kurang bermanfaat buat tubuh manusia, bahkan cenderung membahayakan. Zat itu adalah kafein. Kafein pada teh (tehine) dapat menyebabkan terhambatnya proses penyerapan makanan. Batas aman untuk mengkonsumsi kafein dalam sehari adalah 750 mg/hari atau setara dengan 5 cangkir teh berukuran 200 ml.

Yang Patut Dihindari saat Minum Teh
·      Jangan minum teh saat atau sesudah makan kerena zat yang terkandung dalam makanan dapat dicuri oleh zat stimulan teh.
·      Jangan minum teh saat perut kosong sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung.
·      Hindari minum teh dicampur dengan gula karena menyebabkan zat-zat yang dikandungnya menjadi berkurang.
·      Jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zat yang teroksidasi dan basi sehingga berdampak tidak baik untuk tubuh.
·      Hindari minum teh saat hamil dan menyusui. Karena kafein dan zat stimulan pada teh bisa merangsang kontraksi rahim. Selain itu untuk ibu menyusui akan mengganggu produksi kelenjar penghasil susu ibu atau ASI.

Cara Menyeduh Teh yang Baik
Meski terkesan sederhana, cara menyeduh teh juga merupakan hal yang penting. Kesalahan dalam menyeduh the dapat menyebabkan teh tidak memberikan manfaat optimal bagi orang yang meminumnya. Untuk menyeduh teh, gunakan air mendidih bersuhu 80 derajat celcius, jangan menggunakan air dengan yang suhunya lebih tinggi dari 80 derajat karena dapat membuat kita kehilangan manfaat dari teh.

Selain itu, teh bisa dicampur dengan susu. Teh yang dicampur susu bisa mengurangi efek stimulan dari teh karena kalsium susu akan mengikat zat-zat stimulan pada teh. Cara lain lagi adalah menambahkan lemon yang sering kita kenal dengan sebutan “lemon tea”. Lemon akan memberikan perlindungan bagi pencernaan, karena asam sitrat dalam lemon mencegah timbulnya kerak pada dinding usus.

Cara orang minum teh berbeda-beda di dunia. Ada yang asal jadi dan terhidang di cangkir. Ada juga yang memiliki ritual khusus. Misalnya di Inggris, anggota Kerajaan Inggris memiliki kebiasaan minum secangkir teh setiap sore. Di China dan jepang, ritual minum teh dilakukan melalui sebuah cara yang khusus dan tidak sembarangan. Bagaimana dengan Anda? (BHY)

0 comments :

Post a Comment